SEJARAH FUF

Fakultas Ushuluddin dan Filsafat didirikan pada hari Senin tanggal 29 Rabi’ul Awal 1386 H/tanggal 18 Juli 1966. Peresmian pendiriannya dilakukan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, yang pada saat itu dijabat oleh Prof. KH. Saifuddin Zuhri. Ini didasarkan pada piagam penyerahan dari Panitia Persiapan Pembukaan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat IAIN al-Jami’ah al-Islamiyah al-Hukumiyah Sunan Ampel di Surabaya kepada Menteri Agama Republik Indonesia.

Dekan yang pertama dijabat oleh K. HR Aliurridlo. Jumlah mahasiswa yang diterima pada kegiatan perkuliahan yang pertama sebanyak 80 orang, terdiri dari 60 orang mahasiswa dan 20 orang mahasiswi. Dalam perkembanganya pada tahun 1970 dibuka tingkat doktoral dengan 3 jurusan, yaitu Jurusan Da’wah, Jurusan Aqidah/Filsafat dan JurusanTheologi.

Berdasarkan SK Rektor IAIN Sunan Ampel (saat itu dijabat oleh Drs. H. Abd. Jabbar Adlan) Nomor 55/PP.00.9/SK/P/96 tentang Pembetulan Surat Keputusan Rektor IAIN Sunan Ampel Nomor 47/PP.00.9/SK/P/96 tentang Penataan dan Pembukaan Jurusan Program S1 pada Fakultas-Fakultas di Lingkungan IAIN SunanAmpel, penataan jurusan dilingkungan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat yaitu mengalami perubahan mejadi Jurusan Perbandingan Agama (PA), Jurusan Aqidah Filsafat (AF) dan Jurusan Tafsir/Hadits (TH). Dengan perubahan ini berarti ada satu Jurusan yang dihapus yaitu Jurusan Theologi dan penambahan Jurusan baru yaitu, Jurusan Tafsir Hadits yang semula di Fakultas Syari’ah.

Sesuai statuta UINSA yang diimplementasikan dalam Ortaker dan Ortala bahwa setiap jurusan di lingkungan UIN Sunan Ampel minimal memiliki 2 prodi, maka sejak tahun akademik 2019/2020, setelah FPI berubah menjadi PPI, maka prodi Tapsitera  yang semula ditempatkan di  jurusan Pemikiran Islam (PI)  dipindah ke SAA,karena secara rumpun keilmuan dinilai lebih dekat.

Dengan demikian, sejak tahun akademik 2019/2020, maka struktur jurusan di Fakultas Ushuluddin sebagai berikut :

Jurusan Pemikiran Islam (PI):

  1. Prodi Akidah dan Filsafat Islam (AFI) hasil merger antara prodi Filsafat Agama dan Ilmu Akidah
  2. Prodi Pemikiran Politik Islam (PPI)

Jurusan Perbandingan Agama (SAA):

  1. Program Studi, Studi Agama-Agama (SAA)
  2. Prodi Tasawuf dan Psikoterapi (Tapsitera)

Jurusan Qur’an Hadits (QH):

  1. Program Studi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir (IAT)
  2. Program Studi Ilmu Hadits (ILHA)

VISI

Menjadi Fakultas dasar keagamaan Islam yang unggul dan kompetitif bertaraf internasional.

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan dasar keagamaan Islam yang unggul dan kompetitif.
  2. Mengembangkan riset dasar keagamaan Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan publikasi.
  3. Mengembangkan model pemberdayaan masyarakat berbasis moral keislaman.