SERI WEBINAR: PEMBELAJARAN TERINTEGRASI TRIDARMA PT BERBASIS INTEGRASI ILMU

Rabu (26/08/2020) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Sunan Ampel Surabaya menggelar seri webinar bertajuk “Desain Pengembangan Pembelajaran Terintegrasi Tridarma Perguruan Tinggi Berbasis Integrated Twin Tower.” Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada tanggal 24 dan 26 Agustus 2020. Webinar ini mengundang dua narasumber dari luar UINSA, yaitu Prof. Dr. Amin Abdullah (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan Dr. Abdul Rozak, M.Si (UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta). Narasumber dari UINSA sendiri, yaitu Prof. Akh. Muzakky, MA. Ph.D  (Dekan FISIP)  dan Prof. Dr. Ali Mudlofir, M.A  (Ketua LPM UINSA). 

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel, Dr. H. Kunawi. M.Ag  dalam kata sambutanya menyampaikan apresiasi, penghargaan dan terima kasih kepada para narasumber dan peserta webinar. Selain itu, Pak Dekan menyebutkan bahwa kegiatan webinar diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kompetensi dosen dan sebagai upaya penyelarasan tentang paradigma integrasi ilmu dalam tridarma perguruan tinggi pada aspek konseptual dan aplikatif. 

Seri webinar pertama dipandu Syaifulloh Yazid Lc, MA. (Sekprodi TP) yang mengfokuskan diskusi pada isu seputar paradigma integrasi ilmu di PTKI . Prof. Amin Abdullah yang didapuk sebagai narasumber utama, menyampaikan bahwa relasi antara sains dan agama dalam konteks historis  memiliki empat varian, yaitu: konflik, independen, dialog dan integrasi. Sementara ini PTKI memilih varian integrasi. UIN Yogya mengenalkan istilah “integrasi-interkoneksi”, UIN Malang menyebutnya dennen “pohon ilmu”, dan UIN Surabaya menyebebutnya dengan “Twin Tower”. “Namun, yang paling fundamental, sains idealnya direproduksi, diaplikasi, dan dikembangkan lebih lanjut dengan harus beriringan dengan  value dan spiritualitas, supaya memberikan kemanfaatan dan kemaslahatan untuk kemanusiaan,” Terang Prof. Amin.  

Prof. Akh. Muzakky, MA, Ph.D sebagai narasumber internal, dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa skema pengembangan keilmuan di UIN Sunan Ampel dengan konsep Integretaed Twin Tower, yang dimaksudkan adalah satu menara melambangkan agama (keilmuan islam) dan satu menara lain melambangkan sains (keilmuan sosial, humaniora dan sains). Dua paradigma keilmuan yang seolah terpisah itu coba disatukan oleh jembatan yang menghubungkan keduanya.   

Seri webinar kedua dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2020 yang dapandu oleh Dr. Nasruddin, MA. Pada sesi kali ini, fokus diskusi lebih diarahkan pada aspek yang lebih operasional tentang integrasi ilmu dalam tridarma, seperti pada pembelajaran; dari mulai penyusunan kurikulum, RPS, hingga perkuliahan. Dr. Abdul Rozak, M.Si (Dosen FTIK UIN Jakarta) didapuk sebagai narasumber pertama dan Prof. Dr. Ali Mudlofir, M.Ag (Ketua LPM UINSA) sebagai narasumber kedua.  Berdasarkan pengalaman masing-masing di tempat tugas keduanya, Dr. Rozak dan Prof. Mudhofir dengan gamblang menyampaikan bagaimana implementasi dari integrasi ilmu dalam tridaram.

Kegiatan seri webinar selama dua hari ini dipungkasi dengan sambutan penutup oleh Dr. Suhermanto Ja’far, MA (Wakil Dekan I FUF). Dalam kata sambutannya, Dr. Herman menyampaikan, “para dosen di lingkungan FUF perlu mengembangkan lebih lanjut konsep integrasi ilmu dan implementasinya baik pada kegiatan pengajaran, penelitian maupun pengabdian masyarakat.”

Dr. Andi Suwarko, M.Si (Sekjur Studi Agama) selaku pelaksana tugas kegiatan seri webinar ini dalam kesempatan lain menyampaian, “dengan melihat peserta, acara ini cukup mendapatkan perhatian yang luar biasa. Ini terlihat dari jumlah peserta yang ikut join di Zoom Meeting. Bahkan, sejumlah peserta yang turut bergabung berasal dari luar UINSA. Mewakili palitai, saya amat bersyukur dengan suksesnya kegiatan ini. Kami juga berterima kasih kepada semua narasumber dan semua pihak yang mendukung.” (/fm) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *